Pantai Tanjung Kerasak adalah salah satu dari ratusan tapak wisata yang ada di Kabupaten Bangka Selatan. Dalam perjalanan wisata saya kali ini saya mengajak teman-teman untuk berwisata ke pantai ini dan mencari spot yang menarik untuk berfoto ria serta menggali lebih dalam keunikan dari mutiara Bangka Selatan tersebut. Pantai Tanjung Kerasak terletak 35 km dari kota Toboali, Bangka Selatan tepatnya di Desa Pasir Putih. Pantai ini merupakan unggulan wisata di Kabupaten Bangka Selatan. Pantai ini dapat di tempuh selama 1 jam perjalanan dengan kendaraan roda dua dan roda empat dari kota Toboali. Pantai ini memiliki air yang jernih dan pasir yang putih, disekitar pantai merupakan hutan yang masih sangat alami yang sering digunakan untuk kegiatan berkemah, rekreasi dan olahraga voly pantai.
Perjalanan saya:
Saya bersama keluarga pergi kepantai ini pada hari Sabtu, 30 juli 2011. disepanjang perjalanan dari kota Toboali saya merasakan aura yang sangat berbeda. Saya merasa sangat tenang, tentram dan damai. Jalan aspal dengan satu jalur tampak sepi dari hiruk pikuk kota yang sangat berisik. Sepanjang jalan tampak perkebunan kelapa sawit, lada dan lain-lain milik masyarakat setempat. Perkampungan penduduk yang masih bernuansa desa membuat saya terpana, rumah-rumah kayu, sungai kecil, hewan ternak seperti kambing, ayam dan bebek, semuanya tampak mengesankan dan jauh dari keelitan masyarakat perkotaan. Anak-anak yang mandi disungai kecil yang jernih serta tampak ikan-ikan kecil yang berenang kesana-kemari.
Sesampainya saya dipersimpangan antara Desa Sadai (Pelabuhan terbesar di Kabupaten Bangaka Selatan) dan Desa Pasir Putih, kami lurus mengikuti arah tanda jalan menuju ke Pantai Tanjung Kerasak. Memasuki Desa Pasir Putih saya sangat terkesima dengan pemukiman penduduk yang rapi dan bersih walaupun dengan kondisi jalan aspal yang sempit dan agak berlobang. Kemudian kami berbelok ke arah kiri dipersimpangan antara Tanjung Kerasak dan Tanjung Kemirai. Suasana di sepanjang jalan ini agak berbeda rumah-rumah penduduk banyak yang berstruktur rumah panggung. Kiri dan kanan saya tampak hutan kecil kemudian sungai-sungai kecil yang jernih. Tak lama kemudian tibalah saya di Pantai Tanjung kerasak, kesan pertama yang saya rasakan adalah suasana pantai yang sangat sejuk dan teduh deikarenakan banyaknya pohon-pohon besar di sekitar pantai. Namun pantai ini agak kotor, banyak sampah dari pengunjung yang berserakan dimana-mana padahal banyak tempat sampah yang telah disediakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan. Sejauh ini, suasana di pantai ini tampak tenang dan sejuk, dengan hembusan angin sepoi-sepoi yang sangat menentramkan.
Opini saya:
- Anda harus membawa pakaian renang, pakaian ganti, pelampung dan peralatan berenang lainnya, tak lupa bagi anda yang suka memancing, anda diwajibkan membawa peralatan memancing. Pantai yang panjang dan luas serta berpasir putih ini sangat cocok untuk berenang, memancing dan kayaking. Airnya yang jernih juga menjadi daya tarik tersendiri untuk berenang dan memancing.
- Anda sebaiknya membawa tikar atau ambal, dan tenda. Karena walaupun ada baleho dan rumah singgah, tempat-tempat tersebut tidak terawan dan kotor.
- Anda sebaiknya membawa kamera, handycam dan lain-lain untuk mengabadikan momen-momen indah di pantai ini.
- Anda sebaiknya membawa makanan dan minuman sendiri. Karena tidak ada restoran dan rumah makan. Hanya ada pedagang asongan yang berjualan makanan ringan.
- Anda sebaiknya membawa makanan laut yang masih mentah seperti ikan, udang dan cumi-cumi untuk di panggang. Atau langsung membeli dengan nelayan setempat yang baru pulang dari menangkap ikan. harganya relatif murah dan hasil tangkapannya masih segar.
- Anda sebaiknya membawa peralatan MCK sendiri untuk memudahkan anda pada saat berbilas. Karena walaupun ada kamar kecil, tidak dilengkapi dengan peralatan MCK.
- Anda harus membuang sampah pada tempatnya untuk menjaga keasrian dan kenyamanan di pantai teersebut. Ada tempat sampah Organik dan Non Organik.
Setelah capek berenang anda bisa bersantai-santai dibawah pohon ketapang yang usianya sudah mencapai puluhan tahun. Mengabadikan momen seperti ini dengan berfoto-foto dan lain-lain. Bebatuan yang besar-besar akan membuat anda tertarik untuk mengambil foto. Serta hamparan biru lautan membuat anda akan langsung tertarik untuk pasang gaya didepan kamera.
Kesan terakhir yang saya rasakan sebelum meninggalkan pantai dan kembali ke kota Toboali adalah ingin datang lagi ke pantai ini dan menikmati pesona dan pemandangan alam yang sangat luar biasa potensinya di berbagai sektor, salah satunya adalah sektor pariwisata.
More information about Bangka Selatan Regency join me in:
- Facebook: Audi Mc Cartney
- Twitter: AudiCartney
- Windows life messenger: Mc Cartney
- Google Talk: Audi Muhammad Ciptadi
- My space: Audi Muhammad Ciptadi
- Blackberry messenger: 30C46FA6
- Yahoo messenger: Audi_mc91
Salam Pariwisata,
AUDI MUHAMMAD CIPTADI




krasak yg kotor penuh sampah tp tetap bertahan air biru pantai nya,,ga tau sekarang gmna,,tara saya mau kesana melihat kondisi trakhir krasak...
BalasHapusiya nil.... ni aq sngaja bikin blog ntar kita liat berapa tahun kedepannya gimana... btw gimana nih blog aq... ni my first time nill... coba2... wkkwkwkww asik jga ternyata... :)
BalasHapusBangka Selatan memang punya potensi wisata alam yang menggiurkan....
BalasHapussemoga semakin banyak yang datang harusnya semakin peduli untuk menjaga lingkungannya...
Jangan ambil apapun kecuali foto, jangan meninggalkan apapun kecuali jejak..
dan jangan membuang apapun kecuali waktu....
nice trip audie...di tunggu artikel berikutnya,,.^_^
@ ibu iya bu... hehehee :)
BalasHapusbagus blog iniiiiiiiii...kunjungi juga blog saya hee
BalasHapus